Header Ads

Berikut Wilayah Di Indonesia Yang Memiliki 'Kebun Raya

Saat ini, ada 5 kebun raya yang dioperasikan oleh LIPI dan 27 oleh pemerintah daerah di 20 provinsi. Kebun raya ini hanya mewakili 17 dari 34 eko-kawasan (ekosistem geografis) di Indonesia. Kebun raya (BG) adalah sebagai berikut:

Samosir BG, Sumatera Utara (100 ha): dataran tinggi di Sumatera Utara;
 Pelalawan BG di Pelalawan, Riau (100 ha): hutan lahan gambut di Sumatra;
 Batam BG di Kepulauan Riau (86 ha): tanaman pulau-pulau kecil di Indonesia;
 Solok BG di, Sumatera Barat (112,6 ha): tanaman rempah-rempah di Indonesia;
 Bukit Sari BG di, Jambi (425 ha): dataran rendah tanaman Sumatera;
 Sriwijaya BG di Sumatra Selatan (100 ha): tanaman obat dan lahan basah Sumatera;
 Liwa BG di Lampung (116 ha): tanaman hias;


 Bogor BG di Jawa Barat (87 ha): tanaman dataran rendah dengan iklim basah;
 Cibinong BG di Jawa Barat (309 ha): Tanaman Indonesia berdasarkan bio-region;
 Cibodas BG di Jawa Barat (84,99 ha): dataran tinggi Indonesia Barat;
 Kuningan BG di Jawa Barat (172 ha): tanaman berbatu dan Gunung Ciremai;
Baturaden BG di Jawa Tengah (142 ha): tanaman gunung pulau Jawa;
Indrokilo BG di Boyolali, Jawa Tengah (8 ha): tanaman hutan hujan dataran rendah;
Purwodadi BG, Jawa Timur (85 ha): tanaman dataran rendah iklim kering;
Eka Karya BG di Bali (157,5 ha): dataran tinggi di Indonesia Timur;
Jaganatha BG, Jembrana bali (5.8 ha): Tanaman khas untuk ritual;

Lombok BG di Nusa Tenggara Barat (130 ha): Tanaman Kepulauan Sunda Kecil;
Sambas BG di Sambas Kalimantan Barat (300 ha): Tanaman Tepi Sungai Kalimantan;
Danau lait BG di Kalimantan Barat (328 ha): Tanaman Zona Ekuatorial;
Katingan BG di Katingan Kalimantan Tengah: Tanaman Buah Indonesia;
Banua BG di Banua Kalimantan Selatan (100 ha): Tanaman Obat di Kalimantan;
Balikpapan BG inBalikpapan Kalimantan Timur (309): Tanaman Kayu di Indonesia;
BG Minahasa di Sulawesi Utara (186 ha): dataran tinggi di Zona Wallacea;

Megawati Soekarnoputri BG di Sulawesi Utara (221 ha): tanaman di Zona Wallacea;
Kendari BG di Kendari, Sulawesi Tenggara (113 ha): tanaman di atas tanah utramafic;
UHO BG di Kendari, Sulawesi Tenggara (22,88 ha): Tanaman endemik Sulawesi;
Massenrempullu BG, di Enrenkang, Sulawesi Selatan (300 ha): Tanaman Zona Wallacea;
Jompie BG, di Parepare, Sulawesi Selatan (13,5 ha): Tanaman Pesisir Dinding Wallacea;
Pucak BG, di Maros, Sulawesi Selatan (120 ha): tanaman nilai ekonomi;
Wamena BG, di Wamena, Papua (160 ha): Middle Mountain Plants;
BG Belitung Timur, Kepulauan Bangka Belitung;
Sampit BG, di Sampit, Kalimantan Tengah;
Gianyar BG, Gianyar Bali;           -Source : Kompas, Friday, February 24, 2017

Tidak ada komentar

Diberdayakan oleh Blogger.