Header Ads

Arahan Danrem 074 Kolonel Inf Rafael Granada Baay Dalam Upacara Penutupan TMMD 104 Sukorejo




PENUTUPAN TMMD REGULER KE 104 KODIM 0726/SUKOHARJO DI DESA CELEP KECAMATAN NGUTER KABUPATEN SUKOHARJO ( RABU,27 MARET 2019 ).

Sukoharjo – Komandan Korem 074/Wrt ,Kolonel Inf Rafael Granada Baay dengan resmi menutup TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Reguler ke 104 Kodim 0726/Skh, Kecamatan Nguter, Rabu (27/03). Upacara penutupan berlangsung di Lapangan Desa Celep ,dalam upacara penutupan turut hadir unsur Forkopimda Kabupaten Nguter.

Adapun hasil yang dicapai dari kegiatan fisik TMMD Reguler adalah :

Kegiatan fisik

A. Pembuatan Talud antara lain :

1.Talud Jl Dk.Celep s.d Dk.Sambirejo
P = 238 m
L = 0.3 m
T = 1.5 m
2.Talud Jl Dk.Celep s.d Dk.Sumber Agung
P = 101 m
L = 0.3 m
T = 1.25 m
3. Rabat Beton Dk.Celep s.d Dk.Sumber Agung
P = 729 m
L = 2.5 m
T = 0.12 m

4.Jalan Makadam Dk.Celep s.d Dk.Sumber Agung
P = 193 m
L = 3m
T = 0.2 m

B. Jamban keluarga 11 unit

C. Perbaikan tempat ibadah 2 unit

D. Pembuatan Poskamling 2 unit

Kemudian untuk kegiatan Non fisik juga telah seratus persen diselesaikan pada TMMD Reguler kali  ini antara lain :

A. Kegiatan non fisik penyuluhan dengan materi

B. Penyuluhan membangun semangat bela negara

C. Penyuluhan membangun generasi tanpa narkoba

D. Penyuluhan membangun masyarakat berbasis agama dalam keluarga

E. Penyuluhan kebijakan umum perlindungan anak

F. Penyuluhan membangun unggulan dalam perspektif agama

G. Penyuluhan membangun wirausaha sukses dan memberkahan wirausaha dalam kontek agama

H. Sosialisasi aku cinta rupiah

I. Pelayanan KB dan kesehatan

J. Kegiatan khusus

K. Hiburan Orkes melayu Dangdut

L. Tari gambyong

M. Pencak Silat

Pelaksanaan TMMD Reguler ke 104 tahun 2019, menghabiskan biaya Rp. 1.556.390.000, biaya tersebut diperoleh dari APBD Prop. Jateng, APBD Kab. Nguter dan dari instansi lainnya.Hal itu dikerjakan para satgas anggota TNI dan semua unsur yang mengikuti kegiatan TMMD dikarenakan dapat menghemat biaya untuk tenaga tukang ,apabila kegiatan itu dikerjakan oleh pemborong maka dananya akan lebih besar.

Kolonel Inf Rafael Granada Baay dalam sambutannya berharap untuk mempertahankan semangat kebersamaan dan kemanunggalan antara TNI-Rakyat dengan selalu hadir di tengah masyarakat dan membantu menyelesaikan masalah serta memberikan kontribusi untuk kesejahteraan masyarakat. Semangat gotong royong sebagai warisan budaya bangsa yang sudah terbina dengan baik selama ini sebagai upaya menjaga imunitas bangsa guna menghadapi berbagai ancaman, tantangan, hambatan dan gangguan terhadap keutuhan wilayah dan kedaulatan Negara Kesatuan Republik Indonesia.

Danrem juga mengingatkan untuk memelihara hasil program TMMD Reguler ke 104 agar manfaatnya dapat dinikmati oleh warga masyarakat dalam jangka waktu panjang. Beliau juga meminta kepada Satgas TMMD Reguler ke 104 untuk melakukan evaluasi secara menyeluruh terhadap pelaksanaan TMMD untuk dijadikan bahan perbaikan pada TMMD berikutnya.  (*)

Tidak ada komentar

Diberdayakan oleh Blogger.