Header Ads

Ikut Nyoblos Saat Simulasi, Irsyad Yusuf Kritik Bilik Suara ke KPU

 Pasuruan bersama Komisioner KPU
Pasuruan, Delapanenam.com | Simulasi pemungutan dan penghitungan suara dilakukan KPU (Komisi Pemilihan Umun) Kabupaten Pasuruan, di lapangan Kecamatan Wonorejo Pasuruan, Senin 08/04/2019.

Acara yang dihadiri Bupati Pasuruan itu, berlangsung sejak pagi hingga malam layaknya pemilihan umum sesungguhnya. Simulasi ini dilakukan, untuk mengetahui kesiapan sarana pra sarana serta mengantisipasi kendala kendala saat pemilu serentak yang akan digelar 17 April nanti. 

Bupati Pasuruan Saat Simulasi Pencoblosan
Alhasil, dari simulasi yang dilakukan saat itu, terdapat beberapa keluhan dari peserta simulasi.

Mereka mengangap bilik suara yang disediakan KPU terlalu sempit hingga kesulitan dalam melakukan pencoblosan dan pelipatan surat suara usai memilih. "surat suaranya lebar tapi tempatnya kecil pak" ujar peserta simulasi

Hal senada juga diungkapkan Bupati Irsyad Yusuf, yang saat itu juga ikut dalam simulasi. Irsyad berharap KPU melakukan evaluasi terhadap jarak bilik suara yang terlalu dekat dan sempitnya bilik tempat mencoblos. "bilik satu dua dan tiga harus terpisah jauh" kata Irsyad. Meski begitu, Bupati Pasuruan itu menganggap simulasi ini sudah berjalan baik.

Kepada Wartawan, Winaryo Sudjoko selaku komisioner KPU mengatakan, kalau pihaknya akan melakukan evaluasi kekurangan saat simulasi. Bahkan dirinya berkomitmen akan memberikan kenyamanan terhadap para pemilih di tanggal 17 April nanti. (yud)

Tidak ada komentar

Diberdayakan oleh Blogger.