Header Ads

Anies Wajibkan Tempat Hiburan Tutup Selama Ramadhan





Jakarta - Anies Baswedan Gubernur DKI Jakarta 2019 - 2024, inilah pentingnya memilih pemimpin sesuai arahan Ulama.

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta mewajibkan tempat hiburan untuk tidak beroperasi selama Bulan Ramadan. Surat edaran terkait pengaturan operasional selama Ramadan sudah dibagi-bagikan ke pengelola tempat hiburan malam.


Kasi Hiburan dan Rekreasi Dinas Pariwisata dan Kebudayaan DKI Jakarta Ujang Supandi mengatakan, peraturan dilarangnya beroperasi selama Ramadan ini berlaku sejak hari pertama puasa. "Udah keluar surat edarannya," ujar Ujang saat dihubungi, Jumat, 3 Mei 2019.

Peraturan larangan beroperasional tempat hiburan ini tertuang dalam Surat Edaran Nomor 165/SE/2019 tentang Penyelenggaraan Industri Pariwisata pada Bulan Suci Ramadan dan Hari Raya Idul Fitri Tahun 1440 H/2019 M. Mengecualikan tempat hiburan yang beroperasi di hotel berbintang dan tempat karaoke yang dapat beroperasi di waktu tertentu.

Selain itu, Plt Dinas Pariwisata dan Kebudayaan DKI Jakarta Asiantoro mengatakan, tempat hiburan yang ada di Jakarta nantinya akan dipasangkan stiker terkait jam operasional.

Adapun tempat hiburan yang dilarang beroperasi selama bulan Ramadan adalah karaoke, spa, diskotik, bar, dan griya pijat.

"Jadi per wilayah mendapatkan 200 stiker. Penutupan tempat hiburan malam wajib dilakukan saat H-1 Ramadan, hari H Ramadan, H-1 Idul Fitri, hari H Idul Fitri, H+1 Idul Fitri dan malam Nuzulul Quran. Nantinya sasaran kita untuk ditempel stiker itu pada klub malam, diskotik, spa, griya pijat, dan bar," ujar Asiantoro.

Sumber: viva.co.id






Tidak ada komentar

Diberdayakan oleh Blogger.