Header Ads

Mutasi Diduga Muatan Politik, ASN Gugat plt Walikota Pasuruan



Pasuruan, Delapanenam.com | Mutasi jabatan di lingkungan Pemkot Pasuruan berbuntut panjang. Pasalnya, Khusnul Khotimah (51), salah satu ASN Kota Pasuruan gugat plt Walikota Pasuruan, Raharto Teno Prasetyo, lantaran Mutasi yang dilakukan asal-asalan.

Khusnul Khotimah, yang kini menjabat sebagai Kepala Seksi Sarpas Kecamatan Bugul Kidul, Kota Pasuruan tak terima dengan hasil mutasi kedua pada 16 mei 2019 lalu.

" Kami sudah melayangkan nota keberatan ke pak Teno, selaku plt Walikota Pasuruan," Kata Khusnul kepada awak media di salah satu rumah makan di jalan Panglima Sudirman, Kota Pasuruan, Minggu (14/7/2019).

Kata Khusnul, dalam mutasi tersebut terdapat kejanggalan terkait penempatan jabatannya. Pasalnya,  saat dilaksanakan mutasi pada 29 April lalu, ia ditempatkan di posisi baru sebagai Lurah Panggungrejo. Namun proses mutasi itu gagal karena pemkot tidak memiliki surat rekomendasi dari Pemprov Jatim dan belum memiliki izin dari Kementian Dalam Negri.

"Pada saat proses mutasi ulang pada 16 Mei, tiba-tiba posisi saya berganti menjadi Kasi Sarpras Kecamatan Bugulkidul. Padahal, pada pelantikan sebelumnya, saya sebagai Lurah Panggungrejo," keluhnya.

Lebih jauh, Khusnul menjelaskan, bahwasannya posisi yang seharusnya ia tempati di mutasi pertama (yang dibatalkan) kini ditempati saudara iparnya Ketua DPRD yakni Herman. Bahkan, Khusnul, sempat mendapat telpon dari Herman, dan memberitahu kalau dia akan menempati posisi Lurah Panggungrejo.

" Ini seakan-akan ada konspirasi politik. Tapi saya tidak mempersalahkannya untuk kepentingan politik, tapi jangan yang di korbankan ASN," jelas Khusnul.

Suryono Pane, salah satu tim kuasa hukum Khusnul, saat ini tengah menelusuri dokumen-dokumen mengenai mutasi. Setelah pihaknya mendapat menemukan ducumen tak sesua prosedur Kemendagri, maka pihaknya akan melakukan langkah hukum.

“ Kalau tidak tanggapan dari pihak pemkot, kami akan melakukan upaya hukum. Tapi kami masih berharap kepada pemerintah kota dalam hal ini plt Walikota Pasuruan untuk mengembalikan jabatan kelaen kami ke posisi semula sesuai mutasi pertama," pungkas Pane.   (tim)

Tidak ada komentar

Diberdayakan oleh Blogger.