Header Ads

Warga Desa Randugong Saling Protes Kandang Ayam, Muspika melempem




Passuruan, Jatim, delapanenam.com  - Puluhan Warga geruduk kantor Kepala Desa Randugong, Kecematan Kejayan, Kabupaten Pasuruan. Mereka memprotes keberadaan kandang ayam yang mengeluarkan aroma tak sedap sehingga mengganggu lingkungan pemukiman warga setempat (19/07/19).

Selain itu, juga sejumlah warga yang diduga masih famili pemilik kandang ayam juga melakukan protes dihadapan Muspika setempat. Bahkan adu argument antara dua kubu terjadi.

Salam, salah satu warga yang menolak, mendesak agar kandang ayam milik Faisol, warga Desa setempat itu dipindahkan, karena mengeluarkan bau busuk.

" Kita minta kandang ayam itu dipindahkan karena mengeluarkan bau tak sedap," kata Salam.

Tak hanya itu, adanya kandang yang hanya berjarak 30 meter dari pemukiman juga berada di sekitar area persawahan.

“Ini sudah kami peringatkan sejak jauh-jauh hari. Hari ini kami sudah tidak tahan lagi, kami ramai-ramai dengan warga menolak adanya kandang ayam di area pemukiman,” lanjutnya.

Masih kata Salam, ia tidak mempermasalahkan ada warga yang memiliki usaha seperti ternak ayam tersebut, namun juga harus memikirkan kenyamanan bagi warga lainnya.

" Ya, kita merasa terganggu dengan adanya kandang ayam itu. Kalau mau buka usaha ya silahkan, tetapi jangan mengganggu kenyamanan warga," keluh Salam.

Sementara, Subaidah, mengaku tak mempermasalahkan dengan ternak ayam tersebut. Pasalnya, menurut dia, pemilik kandang (Faisol) selama ini telah membantu warga sekitar kandang.

" Saya setuju. Soalnya selama ini pemilik ternak sudah baik. Kita sering diberi bantuan, baik berupa ayam jika panen, juga membantu warga yang meninggal dunia," ujar Subaidah dengan nada berapai-api.

Sayangnya, Usman selaku Kepala Desa Randugong, enggan berkomentar banyak terkait ijin usaha ternak tersebut. Namun pihaknya bersama muspika akan melakukan mediasi ulang dengan memanggil kedua kubu yang belum diketahui kapan waktunya.

" Saya hanya ingin warga saya itu damai. Dan permasalahan ini gak berkelanjutan. Nanti kami akan panggil tiga orang baik dari kubu yang pro mau pun yang menolak," janjinya.

Dilain pihak, Hanan, yang merupakan Ketua Umum Lembaga Swadaya Masyarakat Aliansi Masyarakat Cinta Damai (LSM AMCD) menyayangkan adanya permasalahan tersebut yang tak ada titik terang. Padahal, sudah ada Muspika Kejayan, Dinas Lingkungan Hidup (DLH) baik perwakilan Dinas Perternakan hadir, untuk menengahi.

" Ya, kita lihat nanti pada pertemuan berikutnya. Saya hanya berharap, agar pihak-pihak terkait bisa memberikan keputusan yang bijak dan tidak berat sebelah," kata eks ketua DPD Jawa Timur LSM Penjara itu.

Sementara itu untuk mengantisipasi hal hal yang tidak diinginkan aparat kepolisian dari polsek kejayan melakukan upaya pengamanan bagi warga yang melakukan protes, hingga berita ini di terbitkan belum ada kesepakatan yang terjadi antara warga dan pemilik kandang ayam. (tim)

2 komentar:

  1. Dapatkan Info Terkini Dari Berbagai Wilayah Di Seluruh Indonesi.
    https://www.indonesiakini.online/

    BalasHapus
  2. Media online berita-berita Nasional silahkan klik di SIARANPUBLIK.ID

    BalasHapus

Diberdayakan oleh Blogger.