Header Ads

Kapolri Menghadiri HUT Bhayangkara ke 72 Yang Digelar Habib M Lutfhi Bin Ali Yahya Pekalongan


PEKALONGAN - Selasa, 17 Juli 2018 pukul 13.00 WIB, Kapolri Jenderal Pol Prof. H. M. Tito Karnavian., Ph.D bersama Pejabat Utama Mabes Polri dan rombongan tiba di Lapangan GOR Pekalongan dalam rangka menghadiri Peringatan HUT Bhayangkara ke 72 yang diselenggarakan oleh Habib M Lutfhi Bin Ali Yahya (Ro'is Am Jatman) di Aula Khanzus Sholawat Pekalongan, Jawa Tengah.

Maulana Al-Habib Muhammad Luthfi bin Ali bin Yahya (lahir di Kota Pekalongan, 10 November 1947; umur 70 tahun, tanggal lahirnya bertepatan dengan 27 Rajab 1367 H) adalah pendakwah (syekh) kelahiran Kota Pekalongan berkebangsaan Indonesia. Selain menjadi pendakwah, Habib Luthfi juga aktif di MUI Provinsi jawa Tengah.

Dalam kunjungannya hari ini Kapolri didampingi oleh Pejabat Mabes Polri yaitu Asrena Kapolri, Wakabaintelkam Polri, Karo Provos Polri, Karo Penmas Polri dan Dir Sosbud Baintelkam Polri.

Setelah Transit di Rumah Habib Luthfi Kapolri beserta para Pejabat Utama mabes Polri pendamping, Pangdam IV Diponegoro dan Kapolda Jateng berjalan kaki Menuju Kanzuz dan disambut Hadroh oleh anggota Polres Pekalongan

Acara diawali dengan Menyanyikan Lagu Indonesia Raya kemudian dilanjutkan dengan Sambutan dari Kapolda Jateng. Adapun dalam sambutannya Kapolda Jateng menyampaikan puji syukur Alhamdulillah pilkada 2018, khususnya di Wilayah Jawa Tengah dapat berlangsung aman dan kondusif. Hal tersebut juga Karena andil dari arahan kapolri dan atas perintah beliau dalam membentuk satgas nusantara. Yang mana dalam satgas ini seluruh anggota Polri dapat bersatu dengan ulama. Jadi ulama dan umaro dapat mendinginkan suhu politik selama Pilkada berlangsung. Terima kasih juga kepada Abah Habib lutfi yang juga banyak membantj mendinginkan situasi di Jawa Tengah dan bahkan juga membantu mendinginkan suhu politik di luar jawa.

Setelah itu kegiatan berlangsung Sambutan dari Tuan Rumah yaitu Habib M Lutfhi Bin Ali Yahya. Dalam sambutanya Habib M Lutfhi Bin Ali Yahya menyampaikan bahwa kegiatan HUT Polri maupun HUT TNI ini merupakan milik semuanya, milik bangsa Indonesia. Oleh karena itu siapa yang berani menyakiti TNI Polri, maka sama saja berani menyakiti kami bapaknya yaitu Seluruh Bangsa Indonesia.

Acara selanjutnya dirangkai dengan Sambutan dari Kapolri Jenderal Pol. Prof. H. Muhammad Tito Karnavian, Ph.D. Kapolri dalam sambutannya menyampaikan bahwa agar seluruh jajaran mengekploitasi perbedaaan, yaitu dengan cara memperkecil setiap perbedaan dan perbesar kesaamaaan

Cooling sistem radiator dimainkan dan diaktifkan dengan mengangkat isu kebersamaan, Masalah pembangunan, bhineka tunggal ika, masalah kita sebagai satu bangsa yaitu Bangsa Indonesia.

Kami datang atas undangan untuk merayakan HUT Polri, dan baru kali ini HUT diadakan oleh santri dan masyarakat

Kemudian terkait kasus radikalisme yang sempat mencuat di Jateng dan daerah lainya beberapa waktu lalu. Kapolri menyampaikan akan lebih pro aktif dalam memberantas aksi terosime, terbukti kasus di Yogyakarta dan Indramayu merupakan hasil dari kinerja Polri yang ingin membrangus pelaku teorisme. Hingga kini yang tertangkap ada 194 orang dan yang tertembak 20 pelaku tindakan terorisme.

Pihaknya mengistruksikan kepada jajarannya untuk memburu semua pelaku tindak terorisme yang akan melancarkan aksi dan mengganggu keamanan masyarakat. Kapolri mengucapkan terima kasih atas pelaksanaan Perayaan HUT Polri yang merupakan yang pertama kali dirayakan Oleh Masyarakat, Santri dan Para Ulama. Semoga dengan berlangsungnya acara ini dapat mempererat persatuan dan kesatuan bangsa sehingga terciptanya stabilitas kamtibmas.


Selesai dari acara sambutan kegiatan dilanjutkan dengan Menyanyikan Lagu Bagimu Negeri dan ditutup dengan Do’a.

Dalam kegiatan HUT Bhayangkara ke 72 di Khanzuz Sholawat Pekalongan ini turut dihadiri Oleh Pangdam IV Diponegoro beserta para Danrem dan Dandim eks Karesidenan Pekalongan, Kapolda Jateng beserta Pejabat Utama Polda Jateng dan Kapolres Jajaran Polda Jateng. Gubernur Provinsi Jawa Tengah dan Forkopimda Provinsis Jawa Tengah,

Juga Para Bupati dan Walikota eks Karesidenan Pekalongan, Ketua MUI Prov Jateng dan Ketua MUI kabupaten/kota di Jawa Tengah, Ketua FKUB Prov Jateng dan Ketua FKUB Kabupaten/kota di Prov Jateng, Para Alim ulama dan Tokoh Agama serta tokoh masyarakat dan para santri yang hadir kurang lebih 1000 orang. Acara diakhiri dengan foto bersama.( red )

Tidak ada komentar

Diberdayakan oleh Blogger.