Header Ads

Ngaji Kebangsaan dengan Panglima TNI dan Kapolri di Ponpes Nurul Jadid.



Kebangsaan mempererat persatuan menjaga kesatuan membangun indonesia berkeadaban menjadi tema  dalam acara ngaji kebangsaan bersama Panglima TNI Marsekal TNI Hadi Tjahjanto, S.IP. dan Kapolri Jendral Pol Prof. H. Muhammad Tito Karnavian, Ph.D yang dilaksanakan di Ponpes Nurul Jadid Kraksaan Kab. Probolinggo. Hadir dalam acara tersebut Kasdam V/Brw dan  pejabat teras Mabes TNI dan Mabes Polri, para Pengasuh dan santri yang berjumlah 1000 orang. Probolinggo, (2 /4/19)

Acara diawali dengan sambutan selamat datang yang disampaikan oleh KH. Moh. Zuhri Zaini, pengasuh  PP. NURUL Jadid dan dilanjutkan dengan  ngaji kebangsaan di Ponpes Nurul Jadid yang intinya, negara kesatuan Republik Indonesia adalah bangsa yang besar dan luas dan diprediksi pada tahun 2050 Indonesia akan menjadi negara dengan kekuatan ekonomi No 4 terbesar didunia. Oleh karena itu para santri harus belajar, kembangkan kemampuan Akademik, keseimbangan emosi, fisik  dan kecerdasan spiritual untuk menjadi generasi yang hebat dan kreatif dan menjadi Sumber Daya Manusia yang unggul,

Ponpes adalah samudranya Ilmu Pengetahuan dan dirinya merasa bangga bisa melaksanakan Silaturahmi dengan para pengasuh, pimpinan dan santri Ponpes Nurul Jadid. Panglima menyampaikan pentingnya Menjaga persatuan dan kesatuan dapat menciptakan kekuatan. Oleh sebab itu generasi penerus harus mampu menjaga persatuan agar kita memiliki kekuatan yang diperhitungkan oleh negara lain.

Panglima TNI juga menyingung tentang revolusi industri 4.0 dimana semua pekerjaan akan berbasis teknologi yang memanfaatkan data base, kemajuan teknologi tersebut   jika tidak kita sikapi dengan bijak dapat merusak persatuan dan kesatuan bangsa.Ngaji Kebangsaan dengan Panglima TNI dan Kapolri di Ponpes Nurul Jadid.

kebangsaan mempererat persatuan menjaga kesatuan membangun indonesia berkeadaban menjadi tema  dalam acara ngaji kebangsaan bersama Panglima TNI Marsekal TNI Hadi Tjahjanto, S.IP. dan Kapolri Jendral Pol Prof. H. Muhammad Tito Karnavian, Ph.D yang dilaksanakan di Ponpes Nurul Jadid Kraksaan Kab. Probolinggo. Hadir dalam acara tersebut Kasdam V/Brw dan  pejabat teras Mabes TNI dan Mabes Polri, para Pengasuh dan santri yang berjumlah 1000 orang. Probolinggo, (2 /4/19)

Acara diawali dengan sambutan selamat datang yang disampaikan oleh KH. Moh. Zuhri Zaini, pengasuh  PP. NURUL Jadid dan dilanjutkan dengan  ngaji kebangsaan di Ponpes Nurul Jadid yang intinya, negara kesatuan Republik Indonesia adalah bangsa yang besar dan luas dan diprediksi pada tahun 2050 Indonesia akan menjadi negara dengan kekuatan ekonomi No 4 terbesar didunia. Oleh karena itu para santri harus belajar, kembangkan kemampuan Akademik, keseimbangan emosi, fisik  dan kecerdasan spiritual untuk menjadi generasi yang hebat dan kreatif dan menjadi Sumber Daya Manusia yang unggul,


Ponpes adalah samudranya Ilmu Pengetahuan dan dirinya merasa bangga bisa melaksanakan Silaturahmi dengan para pengasuh, pimpinan dan santri Ponpes Nurul Jadid. Panglima menyampaikan pentingnya Menjaga persatuan dan kesatuan dapat menciptakan kekuatan. Oleh sebab itu generasi penerus harus mampu menjaga persatuan agar kita memiliki kekuatan yang diperhitungkan oleh negara lain.

Panglima TNI juga menyingung tentang revolusi industri 4.0 dimana semua pekerjaan akan berbasis teknologi yang memanfaatkan data base, kemajuan teknologi tersebut   jika tidak kita sikapi dengan bijak dapat merusak persatuan dan kesatuan bangsa.

2 komentar:

  1. Media online berita-berita Nasional silahkan klik di SIARANPUBLIK.ID

    BalasHapus
  2. Info sehat dan bugar

    Aman dikonsumsi untuk Dewasa dan Anak-Anak klik di sini
    Websehat Teh Daun Senna

    BalasHapus

Diberdayakan oleh Blogger.