Header Ads

Ketua Yayasan Al Hidayah Gatsu Bersama Pengurusnya Tolak Ajakan People Power



Denpasar, delapanenam.com  -  Ajakan untuk mengerahkan massa ( People Power) ke Jakarta saat pengumumkan hasil rekapitulasi perolehan Suara Pemilu 2019, disikapi oleh Ketua Yayasan Al Hidayag Gatsu.

Kita tolak People Power mari kita rapatkan barisan untuk tetap berpegang teguh pada persatuan dan kesatuan sebagai warga negara Republik Indonesia yang tunduk dan patuh kepada Pancasila dan UUD 1945.

Hal itu di lontarkan oleh Ngatemin selaku ketua Yayasan Al Hidayah Gatsu bersama pengurus lainnya sesaat setelah selesai Sholat Tarawih di Yayasan Al Hidayah Gatsu, Br. Terunasari, Jln. Gatot Subroto VIF No. 13 Denpasar Utara, Minggu, (19/05/19) Malam.

Lebih jauh Ngatemin mengatakan tahapan - tahapan pemilu sudah ada mekanismenya," bila ada yang tidak puas dengan kinerja penyelenggara maupun hasil pemilu
hendaknya ditempuh melalui jalur hukum (sesuai ketentuan) dengan memperlihatkan bukti - bukti yang dapat dipertanggung jawabkan," Katanya

" People Power yang didengungkan oleh sekelompok orang,  terkait hasil perolehan suara pemilu 2019 yang direncanakan akan diumumkan tanggal 22 Mei 2019, adalah gerakan inkonstitusional yang dapat mengakibatkan kegaduhan perpecahan yang akan dapat memecah belah persatuan dan kesatuan bangsa," Imbuhnya.

Tidak ada komentar

Diberdayakan oleh Blogger.