Header Ads

Tim Pencari Pelajar Yang Hilang Di Gunung Piramid Terus Sisir Lokasi




Bondowoso, Jatim,  delapanenam.com  -  Seorang siswa Sekolah Menengah Pertama Negeri (SMPN) 4 Bondowoso hilang saat mendakian ke Gunung Piramid di Desa Ardisaeng, Kecamatan Pakem, Kabupaten Bondowoso, Jawa Timur.


"Sebanyak 4 orang pendaki tersebut bernama Toriq, Riski ,Pungki dan Safril yang tercatat sebagai siswa SMP Negeri 4 Bondowoso," ujarnya.

Penjelasan tersebut diutarakan Kukoh Triyatmoko, Ketua Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Bondowoso, menyampaikan, peristiwa itu terjadi bermula saat 4 orang pendaki pada pukul 05.00 pagi, Minggu (23/06/2019) berangkat dari Bondowoso menuju Gunung Piramid. Namun, saat turun terjadi kabut tebal. Tiga orang berhasil turun ke bawah. Sementara satu orang bernama Toriq tidak tampak bersama mereka.

Basarnas, dan para relawan terus melakukan penyisiran lokasi yang diperkirakan korban diketahui hilang.  Bersama masyarakat dan Pramuka Brigade Penolong, semua bahu membahu melakukan pencarian.




Hingga Selasa tanggal 25 Juni 2019 dimulai pukul 03.00 Wib Brigadir Hefry Andriansyah telah memimpin 7 orang relawan posko desa Sumber salak untuk mencari satu orang pendaki gunung yang belum ditemukan keberadaannya di puncak gunung piramid.

Persiapan pencarian dilakukan Tim, Relawan dan warga masyarakat mulai pukul 21.00 Wib untuk melakukan konsolidasi, persiapan bekal dan koordinasi dengan Basarnas.

Jalur yang diberikan oleh tim Basarnas untuk relawan lokal adalah jalur bukit mahadewa desa Kupang turun kebawah. Menyisir sungai sampai takodung dan terakhir di batu langgar. Diperkirakan pukul 12 tim penyisir dari bawah dan atas bisa bertemu di tengah bukit kalau usaha yang dilakukan target tercapai.

"Semoga adik Torik segera ditemukan oleh tim Bazarnas. TNI dan polri serta relawan dalam keadaan selamat, sehat dan baik2 saja. Giat dilaksanakan dalam mendukung program " TAPE MANIS " ujar salah seorang anggota Tim Pencari.

(red)





Tidak ada komentar

Diberdayakan oleh Blogger.