Header Ads

Dandim Bersama Istri Tak Kuasa Menahan Air Matanya, Melihat Kondisi Warga Yang Sakit Menahun



Alor, NTT – Bagi Komandan Kodim (Dandim) 1622/Alor, pangkat dan jabatan bukan penghalang untuk dekat dengan masyarakat. Salah satu buktinya, dia memberi perhatian kepada seorang ibu yang sejak tahun 2005 menderita sakit lumpuh dan hanya terbaring diatas tempat tidur beralaskan bambu dan tikar.

Melihat kondisi seperti itu, membuat hati Dandim 1622/Alor Letkol Inf Supyan Munawar, S.Ag bersama Istri terenyuh. Dia tergerak dan langsung memberi perhatian dengan memperhatikan betul kondisi ibu Damran Fanmey (61) yang hidup bersama kedua orang anaknya karena sejak lama ditinggal pergi oleh sang suami.

“Bila tak sibuk, dan ada kesempatan saya bersama, istri selalu berkunjung ke rumah mama Damran yang sedang sakit. Kita beri perhatian dan semangat hidupnya harus terus dipacu agar si mama bisa sembuh dari penyakitnya,” ucap Dandim.

Dandim pun mengulurkan bantuan untuk kesembuhan si mama. Dia berjanji akan membantu proses penyembuhan bekerja sama dengan pihak medis Puskesmas Mebung.

“Kepada anak-anaknya, Dandim sampaikan jangan sungkan jika butuh sesuatu. Saya bersama istri dan anggota Kodim 1622/Alor akan siap membantunya,” tutur Supyan kepada saat menjenguk mama Damran di kediamannya, Senin (29/7/2019) di Kampung Nurdin Desa Nurbenlelang Kecamatan Alor Tengah Utara Kabupaten Alor Provinsi Nusa Tenggara Timur.

Mendengar ucapan Dandim bersama istrinya, anak-anak dari mama Damran pun menangis menitikkan air mata, sambil  mengucapkan syukur pada Allah. “Alhamdulillah, ya Allah, mudah-mudahan Mama bisa sembuh dari penyakitnya dan hidup normal selayak ibu-ibu yang lainnya,” ucap putri pertama dari mama Damran.

Kisah keluarga mama Darman memang patut mendapatkan perhatian. Karena sejak dirinya jatuh sakit, sang suami pergi begitu saja meninggalkan dirinya bersama kedua anak yang masih kecil.

Mama Darman, yang hanya terbaring dipendaringan pun tak dapat memakan asupan makanan yang bergizi.

Ketua Persit Kartika Chandra Kirana Cabang XXI Kodim 1622/Alor Ny. Supyan Munawar melihat kondisi ini tak kuasa menahan airmatanya. Ia mengatakan, dengan melihat kondisi mama Darman seperti ini, dirinya sudah biss merasakan betapa berat penderitaan mama Darman.

"Saya ini seorang ibu, bisa merasakan apa yang diderita oleh mama Darman. Kondisinya akan terus kita pantau selama pengobatan dan akan kita berikan makan yang bergizi sampai betul-betul kondisinya menjadi pulih kembali," kata Ny. Supyan Munawar.     (*jef/tim)

--
Kirim dari Fast Notepad

Tidak ada komentar

Diberdayakan oleh Blogger.