Header Ads

Wakapolresta Pimpin Sidang BP4R 13 Personil Polresta


Polda Papua, Polresta Jayapura Kota,- Bertempat di Aula Bhayangkari Aspol Kloofkamp Distrik Jayapura Utara, Bag Sumda Polresta Jayapura Kota selenggarakan Sidang Badan Pembantu Penasehat Perkawinan, Perceraian dan Rujuk) BP4R kepada 13 personilnya bersama pasangan calon masing-masing, Sabtu (26/9) Pagi.


Sidang BP4R diselenggarakan bagi personil yang hendak menikah sah secara agama dan wajib hukumnya guna menerbitkan surat ijin berupa Akta Nikah sebagai pengantar atau ijin untuk anggota polri melaksanakan niat menikahnya tersebut.


Bertindak selaku pimpinan Sidang BP4R yakni Wakapolresta Jayapura Kota Kompol Heru Hidayanto, S.Sos didampingi Kabag Sumda Kompol Willem E. Lumi dan Kasi Propam Ipda Firmansyah Arifien.


Turut hadir Kasiwas Polresta Jayapura Kota Aiptu Daniel T. Rumsawir, Pengurus Bhayangkari Cabang Jayapura Kota dan para Orang Tua Wali masing-masing peserta pasangan calon suami istri yang mengikuti sidang BP4R.


Dalam pembukaan sidang oleh Wakapolresta, dirinya melakukan tanya jawab kepada masing-masing peserta pasangan calon pasutri terkait kedekatan dan seberapa jauh setiap pasangan dalam saling mengenal satu sama lain.


"Sidang ini sakral dan penting karena bukan untuk dipermainkan nantinya,  saya berharap semuanya berjalan baik. pesan saya kalian menikah bukan hanya dengan pasangan namun dengan keluarganya juga dengan tidak membeda-bedakan keluarga pasangan dan keluarga sendiri, semuanya adalah keluargamu, maka sayangilah tanpa adanya perbedaan," Tegas Wakapolresta dalam mengawali sambutannya.


Selain itu dirinya juga menambahkan, Jaga rasa sayang dan perhatianmu hingga maut memisahkan dengan tidak kurang sedikitpun dengan menghadirkan rasa rindu untuk selalu pulang kerumah.


"Badai dan Ombak itu pasti dalam mengarungi rumah tangga, maka kita harus bijak menggunakan cinta kasih dan rasa iman yang ada maka niscaya semuanya pasti akan terlewati. Dalam dunia kepolisian banyak aturan, maka para istri nantinya harus selalu mendukung penuh suami dalam melaksanakan tugas-tugasnya, jangan terlalu banyak menuntut suami, harus selalu mensyukuri semua nikmat yang telah diberikan oleh Tuhan," Ucapnya.(*)


Penulis : Subhan

Tidak ada komentar

Diberdayakan oleh Blogger.